Arie Wibowo (lahir di Salatiga, 5 April 1952 – meninggal di Jakarta, 14 April 2011 pada umur 59 tahun) adalah penyanyi Indonesia. Ia dikenal luas pada era tahun 1980an dengan penampilannya yang khas dan melalui lagu "Madu dan Racun".[1]
Arie Wibowo meninggal dunia pada 14 April 2011 di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat.[2] Arie Wibowo dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Alkamal, Al-Kamal, Kedoya, Jakarta Barat.
Arie Wibowo ( Madu dan Racun )
ALBUM " MADU DAN RACUN " 1985
Judul Lagu :
- Akankah
- Danau Penantian
- Dari Hati Ke Hati
- Hak Azazi ( Soal Jodoh )
- Liku Seniman
- Madu dan Racun
- Pragawati
- Suster Maria
- Teduhkan Hatiku
- Untuk Mama
ALBUM " SINGKONG DAN KEJU " 1986
Judul Lagu :
- Astaga
- Cincin Di Jari Manismu
- Inspirasi Manisku
- Kan Ku Ukir Dihati
- Kau
- Menyonsong Hari Nanti
- Satukan Hati Kita
- Selamat Tinggal Masa Suram
- Singkong dan Keju
- Terlambat
ALBUM " KODOKPUN IKUT BERNYANYI " 1987
Judul Lagu :
- Cinta Kita
- Kaget
- Kemerdekan Bukan Akhir Perjuangan
- Kodokpun Ikut Bernyanyi
- Mutiara
- Resah
- Seraut Wajah Sendu
- Tertawalah
- Walau Sekejap
ALBUM " LHO " 1988
Judul Lagu :
ALBUM " HARAP MAKLUM " 1989
Judul Lagu :
ALBUM " IDA AYU KOMANG "
Judul Lagu :
- Ida Ayu Komang
- Tawa dan Airmata
- Kenyataan
- Makhluk antik
- Beri Aku Kesempatan
- Dalam Dekapan
- Kerinduan
- Lagu Manis
KUMPULAN LAGU
Judul Lagu :




No comments:
Post a Comment